Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Pray For Sumatera

Gue duduk di teras rumah, nyeruput kopi sachet yang rasanya antara pahit, manis, dan nasib. Sambil scroll berita, mata gue langsung melek. Banjir bandang di Sumatera. Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat… tapi yang paling parah, katanya, Aceh. Terjadi di penghujung November, pas orang-orang lagi siap-siap tutup tahun, alam malah buka tagihan. Gue tarik napas panjang. Ini bukan sekadar hujan deras biasa. Ini banjir yang datang kayak tamu tak diundang, bawa lumpur, kayu, dan tangis orang-orang yang rumahnya hanyut entah ke mana. Dan kata berita, salah satu biangnya: pembalakan hutan. Nah… di sini kepala gue mulai legeng legeng kelapa alias geleng-geleng kepala . Hutan ditebang. Gunung dibotakin. Pohon yang harusnya jadi benteng air malah jadi kayu papan entah buat vila siapa. Pas hujan turun, air nggak punya tempat pelukan lagi. Jadilah… banjir bandang. Alam tuh sebenarnya sabar, tapi kalau udah marah, ya wassalam. Yang bikin dada emak Remphong makin nyesek bukan cuma banjir...